aku ada dalam ketiadaan,
melupakan asa yang tak pernah ada,
aku bahkan tak mengerti apa yang aku rasa,
semuanya bagai dalam genggaman pasir,
bagai bara dalam air,
tak terbakar ,tak jua padam.
*****
aku mulai ragu pada sinar mentari,
aku mulai ragu pada sejuknya embun
dan aku mulai ragu pada sajak2 kasih yang terucap.
aku tidak mengerti tentang jalan pikiran seseorang, padahal aku sangat ingin memahami apa yang tengah mereka pikirkan. sekalipun itu mungkin saja tentang aku yang selalu saja mengabaikan perjatian mereka. yang sebenarnya adalah aku tidak benar-benar ingin mengabaikan mereka, hanya saja aku terlalu takut untuk mengatakan betapa orang-orang itu sangat berarti dalam hidupku
melupakan asa yang tak pernah ada,
aku bahkan tak mengerti apa yang aku rasa,
semuanya bagai dalam genggaman pasir,
bagai bara dalam air,
tak terbakar ,tak jua padam.
*****
aku mulai ragu pada sinar mentari,
aku mulai ragu pada sejuknya embun
dan aku mulai ragu pada sajak2 kasih yang terucap.
aku tidak mengerti tentang jalan pikiran seseorang, padahal aku sangat ingin memahami apa yang tengah mereka pikirkan. sekalipun itu mungkin saja tentang aku yang selalu saja mengabaikan perjatian mereka. yang sebenarnya adalah aku tidak benar-benar ingin mengabaikan mereka, hanya saja aku terlalu takut untuk mengatakan betapa orang-orang itu sangat berarti dalam hidupku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar